Protes Jalan Rusak di Lebak Berujung Cekcok dengan Anggota DPRD Banten
Lebak, Banten — Aksi protes warga di Kampung Nambo, Desa Cikeusik, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, yang menuntut perbaikan jalan rusak berujung dengan ketegangan dan cekcok antara massa aksi dengan anggota DPRD Provinsi Banten, Musa Weliansyah. Insiden ini terekam dalam beberapa video yang beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Aksi dilakukan oleh warga setempat yang merasa puluhan kilometer jalan penghubung desa mengalami kerusakan parah yang menghambat aktivitas sehari-hari dan mobilitas ekonomi. Massa yang terdiri dari warga dan mahasiswa mencoba menyampaikan aspirasi langsung kepada legislator tersebut. Dalam pertemuan itu, suasana sempat memanas dan terjadi adu argumen antara perwakilan massa dengan Musa Weliansyah, yang merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan Lebak atas Fraksi PPP di DPRD Banten. Ketegangan itu sempat terekam dalam video dan menjadi viral di platform seperti YouTube dan Instagram.
Menurut keterangan massa aksi yang terekam dalam video, mereka mendesak agar perbaikan jalan segera dilakukan karena kondisi ruas di kampung mereka sangat buruk dan sudah berlangsung lama. Sebagian peserta aksi mengkritik langkah legislator dan pemerintah daerah yang dinilai lambat menindaklanjuti aspirasi soal infrastruktur vital tersebut.Dalam pertemuan itu, Musa Weliansyah mencoba menanggapi keluhan warga secara langsung namun sempat terjadi adu argumen yang membuat suasana sedikit memanas sebelum akhirnya dialog dilanjutkan kembali. Detail tuntutan formal dan pernyataan resmi dari pihak Musa Weliansyah maupun otoritas pemerintah daerah masih belum dipublikasikan secara luas oleh media arus utama. Peristiwa ini merupakan bagian dari dinamika protes terkait infrastruktur publik yang belakangan semakin menjadi sorotan di Kabupaten Lebak, seperti aksi unjuk rasa warga di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) beberapa waktu lalu yang menuntut pertanggungjawaban atas kerusakan jalan utama di wilayah itu.
